
Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Miftah Sindangjaya berdiri sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan agama Islam yang seimbang dengan pendidikan umum. Latar belakang berdirinya madrasah ini berawal dari keinginan tokoh-tokoh agama dan masyarakat Desa Sindangjaya untuk menyediakan lembaga pendidikan formal yang berlandaskan nilai-nilai Islam bagi generasi muda di wilayah tersebut.
Semangat dan dukungan masyarakat yang tinggi mendorong terbentuknya lembaga pendidikan resmi. Dengan izin dari Kementerian Agama, Madrasah Tsanawiyah Al Miftah Sindangjaya resmi berdiri pada tahun 2002, di bawah naungan Yayasan Al Miftah.
Seiring berjalannya waktu, MTs Al Miftah Sindangjaya terus berkembang, baik dari segi jumlah siswa, tenaga pendidik, maupun sarana dan prasarana. Madrasah ini berkomitmen untuk mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Pendirian Madrasah Tsanawiyah (MTs) dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap lemahnya kemampuan lulusan Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau MTs. Banyak lulusan SD/MI yang belum memiliki dasar pengetahuan agama dan umum yang seimbang, serta kurangnya pembinaan karakter dan akhlak yang kuat.
Kondisi tersebut mendorong masyarakat dan para pendidik untuk mendirikan MTs sebagai lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dengan pendidikan agama Islam. Melalui MTs, diharapkan peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan demikian, pendirian MTs menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan menengah pertama yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing tinggi.
Data Lulusan SD/MI Desa Sindangjaya Tahun 1997-2002
| Tahun | Jumlah Lulusan | Melanjutkan SMP/MTs | Persentase % | Tidak Melanjutkan | Persentase % |
| 1997 | 87 | 8 | 9,1 % | 81 | 90,1 % |
| 1998 | 90 | 11 | 12 % | 84 | 88.0 % |
| 1999 | 75 | 7 | 9,3 % | 69 | 90, 7 % |
| 2000 | 88 | 10 | 12,1 % | 78 | 87, 9 % |
| 2001 | 82 | 10 | 12,2 % | 72 | 87, 8 % |
Salah satu penyebab besarnya angka tidak melanjutkan, karena tidak tersedianya satu lembaga pendidikan yang setingkat lebih tinggi dari SD/MI. Dengan dukungan dari pemerintahan desa dan tokoh masyarakat serta ketersediannya tenaga pengajar, didirikanlah MTs. yang bernaung dibawah Yayasan Al Miftah dengan memanfaatkan fasilitas gedung milik Madrasah Ibtidaiyah Al Miftah Sindangjaya 02 dengan kegiatan belajar dilaksanakan pada disore hari.
Kini, MTs Al Miftah Sindangjaya menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang berperan penting dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat sekitar, dengan visi membentuk peserta didik yang unggul dalam prestasi, beriman, dan berakhlak karimah.




